Jum'at, 06 Desember 2019

5 Bahaya Jarang Ganti Oli Kendaraan, Wajib Disimak

Mulai dari mengganggu performa mesin sampai menurunkan harga jual.

Angga Roni Priambodo | Husna Rahmayunita
Ilustrasi ganti oli mobil. (pxhere.com)
Ilustrasi ganti oli mobil. (pxhere.com)

Mobimoto.com - Oli merupakan komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi sebagai pelumas sekaligus memaksimalkan kinerja mesin. Karena fungsi itu, pengendara pun dianjurkan untuk rajin ganti oli dalam jangka waktu tertentu.

Sayangnya, aktivitas itu seringkali dilalaikan oleh pemilik kendaraan baik roda dua atau roda empat. Padahal, hal itu cukup membahayakan karena berpengaruh pada performa mesin dan komponen lainnya.

Lebih jelasnya, ini dia lima bahaya jarang ganti oli kendaraan.

1. Performa mesin menurun

Jarang ganti oli membuat performa mesin menurun. Ditandai dengan kinerja kurang optimal saat melaju di jalan dan suara yang terdengar kasar. Saat oli sudah berubah wujud jadi hitam dan kental, alangkah lebih baik segera diganti daripada malah berujung berabe.

2. Overheating

Overheating atau mesin moobil menjadi sangat panas juga disebabkan oleh kebiasaan jarang ganti oli. Hal itu tentunya membuat pengendara panik karena mobil tidak berfungsi sebagaimana mestinya bahkan sampai menimbulkan asap.

3. Boros bensin

Fenomena goyang mobil saat isi bensin. [Instagram]
Ilustrasi mobil saat isi bensin. [Instagram]

Selanjutnya, jarang ganti oli ternyata bisa menyebabkan boros bensin. Komponen mesin yang saling bergesekan karena kurangnya pelumas membuat kinerja mobil meningkat. Dalam kondisi itu, dibutuhkan banyak tenaga sehingga jangan kaget kalau bensin menjadi cepat habis.

4. Komponen mesin rusak

Tak hanya membuat performa mesin menjadi menurun, oli yang sudah tidak lama diganti bisa merusak komponen mobil khususnya silinder dan piston. Keadaan kekurangan oli menyebabkan mesin terpaksa bekerja lebih sampai menimbulkan karat dan goresan.

5. Harga jual turun

Kendaraan yang jarang diganti olinya tentu memiliki peforma mesin menurun. Otomatis, hal ini membuat harga jual kendaraan menjadi turun tak sesuai dengan keinginan.

Terkait

Terkini