Kamis, 05 Agustus 2021

Biar Kendaraan Elektrik Sulit Dihack, Begini Terobosan Microchip Technology

Perusahaan ini sediakan solusi agar kendaraan makin aman.

Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Ilustrasi motor elektrik. (Electrek)
Ilustrasi motor elektrik. (Electrek)

Mobimoto.com - Salah satu tantangan dunia otomotif di masa musimnya elektrifikasi kendaraan adalah jaminan keamanan pada tunggangan.

Dengan teknologi serba daring, kendaraan canggih keluaran terkini rawan menjadi sasaran kejahatan digital, seperti hacking misalnya.

Yan Goh, Sr. Marketing Manager Far East Automotive Products Group Microchip Technology Inc menuturkan bahwa hal ini bisa menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia.

“Sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan jumlah penduduk muda yang besar, terdapat peluang besar bagi Indonesia untuk memacu permintaan kendaraan dan sepeda motor,” ucapnya melalui sebuah pernyataan tertulis.

“Ketika melihat manufaktur otomotif terutama dengan perkembangan masa depan yang berkaitan dengan mobil listrik, keuntungan Indonesia adalah cadangan alam yang sangat besar dalam bahan mentah untuk baterai mobil listrik dan motor listrik,” imbuhnya.

“Ditambah lagi, melimpahnya pekerja terampil akan semakin mendukung perluasan manufaktur suku cadang lokal. Ini semua hanya akan memperkuat aspirasi dan prospek industri otomotif Indonesia,” lanjutnya.

Bocoran Paten Motor Elektrik Yamaha R1 dan MT-07, Ini Detailnya. (Electrek)
Ilustrasi Paten Motor Elektrik. (Electrek)

Ke depannya, sebagian besar platform kendaraan generasi baru sedang mempertimbangkan konektivitas berbasis jaringan seperti gigabit ethernet di dalam mobil.

Sistem vehicle-to-everything (V2X) dengan konektivitas ke cloud melalui jaringan 4G atau 5G juga sedang diperkenalkan.

Teknologi ini merupakan tulang punggung untuk mendukung kecerdasan otonom yang membutuhkan stabilitas optimal dan standar keamanan tertinggi.

“Untuk menyederhanakan dan mengatasi kebutuhan keamanan krusial seperti diretasnya mobil saat mengemudi, arsitek sistem otomotif menggunakan mikrokontroler yang diaktifkan modul keamanan Hardware Security Module (HSM) yang digabungkan dengan interface jaringan berkecepatan tinggi generasi berikutnya untuk mendukung mode penggunaan tersebut,” lanjutnya lagi.

“Microchip Technology melihat bahwa chip keamanan hardware khusus yang mendukung fitur seperti boot yang aman, otentikasi node, dan enkripsi data adalah elemen penting yang membantu perancang sistem otomotif menangani persyaratan sistem dari Produsen Peralatan Asli (OEM) secara tepat waktu,” terangnya.

Ia juga menjabarkan bahwa tantangan utama dalam perkembangan mobil listrik adalah persyaratan baru yang ditetapkan,  berkaitan dengan daya pemrosesan, tingkat integrasi, dan efisiensi daya, dan kecepatan konektivitas data yang lebih tinggi, kebutuhan keamanan dan lainnya.

“Tren saat ini yang mengarah ke elektrifikasi otomotif semakin menekankan pentingnya mekatronika. Kami melihat hal ini diterapkan dari motor traksi propulsi ke motor sabuk penggerak tradisional.”

“OEM otomotif ingin meningkatkan efisiensi daya pada kendaraan listrik, dan oleh karena itu elektronik di belakang motor ini merupakan komponen penting. Melihat tren ini, Microchip Technology telah mengembangkan solusi penggerak motor digital khusus yang mencakup mikrokontroler dari 8 hingga 32-bit yang sederhana.”

“Mikrokontroler ini berpasangan dengan baik dengan solusi saklar MOSFET silikon karbida (silicon carbide – SiC) kami yang sangat efisien yang mampu menggerakkan motor dari daya menengah hingga tinggi,” pungkasnya.

Terkait

Terkini