Jum'at, 10 Juli 2020

Diam-Diam Honda Tengah Siapkan Peluncuran Scoopy Baru, Kapan Nih?

Honda Scoopy termasuk satu dari motor terfavorit.

Angga Roni Priambodo
cloud_download Baca offline
Honda Scoopy. (astra-honda.com)
Honda Scoopy. (astra-honda.com)

Mobimoto.com - Pandemi Virus Corona atau Covid-19 tidak membuat niatan Honda Thailand surut untuk meluncurkan salah satu produk terbarunya, yakni Honda Scoopy.

Seperti dilaporkan Greatbiker, pada awal tahun, produsen otomotif berlogo sayap mengepak ini sebenarnya sudah membocorkan sedikit informasi bila akan ada sembilan model sepeda motor baru yang akan diluncurkan tahun ini--selain motor besar atau motor gede alias moge.

Nah, satu dari sembilan model yang dirilis adalah Honda Scoopy. Pasalnya seperti diketahui, skutik bergaya retro ini menjadi salah satu model yang paling populer di Negeri Gajah Putih. Namun sampai saat ini belum ada informasi resmi apakah model yang ditawarkan merupakan produk all new atau hanya sekadar model penyegaran alias facelift.

Honda Scoopy PT AHM yang dirilis untuk memperingati Hari Kemerdekaan KNRI, diberi label Rp19.193.000 [Dok. PT Astra Honda Motor].
Honda Scoopy PT AHM yang dirilis untuk memperingati Hari Kemerdekaan KNRI, diberi label Rp19.193.000 [Dok. PT Astra Honda Motor].

Dari beberapa informasi yang beredar, Honda masih akan mengandalkan mesin 110cc untuk Scoopy. Motor bisa berlari hingga 61,9 km/L bahan bakar. Hanya, besar kemungkinan bila Scoopy teranyar akan memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Kemudian soal frame, besar kemungkinan Scoopy baru akan menggunakan rangka eSAF yang sebelumnya sudah digunakan pada model Honda Genio. Dengan demikian motor diklaim akan memiliki bobot yang lebih ringan. Bahkan dikatakan bila Scoopy baru akan memiliki bobot yang lebih ringan 8 persen dibandingkan model lama. Hal ini tentunya akan memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen termasuk akselerasi dan bahan bakar.

Kabarnya, Honda Scoopy terbaru bakal melakoni debutnya di Thailand. Hingga kini, belum ada kabar resmi mengenai kemungkinan unitnya turut hadir di Indonesia. Jadi, kita nantikan saja bersama-sama.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan.

Terkait

Terkini