Selasa, 29 September 2020

Ragam Cara Jual Beli Motor di Tengah Pandemi Corona, Bisa Beli dari Rumah?

Beli motor semudah beli makanan cepat saji. Ini beberapa sampelnya.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Mewahnya diler motor di Eropa. (rideapart.com)
Mewahnya diler motor di Eropa. (rideapart.com)

Mobimoto.com - Bukan hal baru, merebaknya virus corona yang mengakibatkan masyarakat diimbau untuk tetap dirumah tentu membuat jual beli motor dengan cara konvensional lesu.

Tak heran, hal ini membuat beberapa dealer motor harus putar otak agar dagangan mereka tetap laku tanpa harus membuat pelanggan keluar rumah.

Caranya pun beragam. Ada yang mengandalkan aplikasi pesan instan seperti yang dilakukan oleh distributor Benelli di Jogja.

Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (Instagram)
Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (Instagram)

Melalui aplikasi pesan instan Whatsapp, mereka melayani tanya-tanya produk hingga jual beli kendaraan. Kalau mengenai pembayaran motor, mereka menggunakan pembayaran online via bank.

Hal senada juga dilakukan oleh salah satu dealer motor Suzuki di Solo. Sedikit berbeda, pelanggan harus mengisi form secara online pada link yang sudah disediakan. Baru deh pihak penjual akan menghubungi pelanggan untuk proses lebih lanjut.

Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (Instagram)
Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (Instagram)

Tapi lain halnya dengan yang dilakukan oleh salah satu dealer Yamaha di Jakarta. Perihal jual beli motor, mereka sudah lebih dulu memanfaatkan adanya toko online yang banyak ditemui di tanah air. Bahkan calong pelanggan juga bisa mencicil kendaraan juga lho.

Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (bukalapak.com)
Ragam cara jual beli motor di tengah pandemi corona. (bukalapak.com)

Tapi yang terpenting, entah apapun caranya, pastikan anda melakukan jual beli dengan pihak terpercaya. Jangan sampai di masa pandemi virus yang bikin orang serba susah ini, anda malah terkena penipuan. Tetap waspada dan hati-hati ya!

Terkait

Terkini