Jum'at, 10 Juli 2020

Begini Jadinya saat Royal Enfield Dipaksa Jadi Motor Elektrik, Cakep Nggak?

Mesin konvensional dari motor ini dicabut dan diganti mesin elektrik. Begini wujudnya.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Motor klasik, Royal Enfield Bullet yang disulap menjadi motor elektrik. (Rideapart)
Motor klasik, Royal Enfield Bullet yang disulap menjadi motor elektrik. (Rideapart)

Mobimoto.com - Selama ini produsen motor Royal Enfield memang dikenal sebagai produsen motor yang konsisten jualan motor klasik.

Namanya juga motor klasik, tentu tak bisa jauh-jauh dari desain khas motor lawas serta penggunaan mesin motor konvensional.

Namun hal tersebut diubah oleh perusahaan asal Inggris yang bernama Electric Classic Cars (ECC).

Dilansir dari Rideapart, produsen motor ini punya kebiasaan untuk mengubah motor-motor klasik bermesin konvensional menjadi motor elektrik.

Motor klasik, Royal Enfield Bullet yang disulap menjadi motor elektrik. (Rideapart)
Motor klasik, Royal Enfield Bullet yang disulap menjadi motor elektrik. (Rideapart)

Salah satunya adalah Royal Enfield Bullet yang diberi nama "Photon". Mesin motor ini diganti dengan mesin elektrik dengan kapasitas baterai 10 kWh yang punya kecepatan maksimal 112 km/jam.

Tenaga yang dihasilkan oleh mesin ini tak jauh beda dari motor sport 150cc yakni sekitar 15 daya kuda. Si Photon diklaim mampu menempuh jarak maksimal 128 km.

Bagian dari kaki-kaki serta pengereman motor ini tak mengalami perubahan berarti. Namun, terdapat perubahan pada sasis yang menjadi wadah bagi mesin motor baru tersebut.

Berhubung sudah pakai baterai, praktis tangki motor ini cuma menjadi hiasan yang menunjukkan karakter klasik dari motor tersebut.

Gimana, cakep nggak nih?

 

Terkait

Terkini