Kamis, 01 Oktober 2020

Sering Kena Semprot Desinfektan, Efeknya Serem Bagi Pemotor

Tak seperti pengendara mobil yang tak kena langsung di kulit, efek desinfektan bisa fatal bagi pemotor dan pejalan kaki.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Motor di Perkotaan. (pexels.com/Robert Wheatley)
Ilustrasi Motor di Perkotaan. (pexels.com/Robert Wheatley)

Mobimoto.com - Belakangan ini, media sosial kerap diramaikan dengan lockdown mandiri yang dilakukan di perkampungan di berbagai daerah, termasuk di Jogjakarta.

Bagi yang hendak keluar masuk daerah tersebut, mereka harus melewati jalur khusus di mana mereka terlebih dahulu harus disemprot cairan desinfektan.

Bagi pemotor, mereka pun harus rela kulitnya terpapar langsung oleh cairan tersebut. Tak cuma itu, beberapa tempat lain juga punya bilik desinfektan untuk membuat pejalan kaki menjadi steril.

Tapi rupanya terlalu sering terpapar cairan tersebut imbasnya tak baik lho. Dilansir dari Suara.com, Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito tidak sependapat dengan hal itu. Disinfektan yang disemprotkan langsung kulit dan tubuh manusia sangat berbahaya bagi kesehatan.

"Penyemprotan disinfektan di ruang chamber atau langsung ke tubuh manusia tidak direkomendasi karena bahaya bagi kulit mulut dan mata timbulkan iritasi," ujar Prof. Wiku di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/3/2020).

Ilustrasi Motor Ngebut. (Pexels)
Ilustrasi Motor Ngebut. (Pexels)

Ia mengatakan bahwa cairan disinfektan memang ampuh membunuh virus yang menempel pada permukaan benda, baju ataupun tubuh. Namun hal itu hanya bersifat sementara dan juga percuma jika ia kontak erat dengan pasien positif.

"Disinfektan ini senyawa kimia yang digunakan untuk bunuh mikroorganisme, virus pada objek permukaan benda mati, permukaan lantai meja permukaan lain yang disentuh, peralatan medis dan lain-lain," katanya.

"Tidak dianjurkan dilakukan berlebihan, seperti fogging karena dapat menimbulkan iritasi kulit bahkan menggangu pernapasan," ungkapnya.

"Penggunaan disinfektan dilakukan spesifik pada benda-benda yaitu lantai kursi meja gagang pintu tombol lift, handle eskalator, mesin ATM, etalase, wastafel dan lain-lain," ungkap Adisasmito.

Terkait

Terkini