Jum'at, 25 September 2020

Curhatan Pilu Ojol di Jakarta, Serba Ngenes karena Wabah Virus Corona

Dilema di balik social distancing, gara-gara virus semua serba salah.

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Ilustrasi ojek online (ojol).(mobimoto.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi ojek online (ojol).(mobimoto.com/Ema Rohimah)

Mobimoto.com - Mewabahnya virus corona yang memicu gerakan social distancing mulai membawa dilema, khususnya bagi para pecari nafkah harian seperti ojek online (ojol).

Mau narik salah, menetap di rumah juga salah, mewabahnya virus ini membawa dampak ekonomi yang cukup terasa bagi para ojol, seperti curhatan yang satu ini.

Viral di media sosial, curhatan ojol di Jakarta yang mengeluhkan minimnya pilihan yang tersedia baginya di tengah mewabahnya virus corona.

Curhatan tersebut pun menjadi viral di lintas media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @newdramaojol.id.

Curhatan ojol Jakarta yang serba ngenes. (Instagram)
Curhatan ojol Jakarta yang serba ngenes. (Instagram)

"Jakarta sepi. Ada dua pilihan bagi hidup saya. Mati syahid karena harus terpapar virus mematikan karena saya harus keluar di jalanan atau mati kelaparan," tulisnya.

"Ane pilih yang pertama. Lahaulla aja. Bismillah. Anyep anyep juga pasti ada orderan," imbuhnya.

Dengan banyaknya ojol di Jakarta dengan kondisi serupa, situasi ini pun mengundang keprihatinan dari warganet. Sederet ungkapan simpati pun mengalir terkait kondisi ini.

"Tetap cari nafkah daripada keluarga kelaparan.. Semoga dilindungi Allah dr virus yg brbahaya. ttp jaga kebersihan, cuci tgn setiap plng ke rmh," tulis @ofiet_666.

"Semangat abangku, Allah maha pemberi rezeki," tulis @kartanegarazimmy.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Terkait

Terkini