Senin, 06 April 2020

Belum Dirilis di Indonesia, Suzuki Burgman Malah Disuntik Mati, Kenapa?

Suzuki Burgman yang menjadi pesaing Yamaha NMAX dan Honda PCX disuntik mati, ini dia penyebabnya

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Suzuki Burgman Street 125/zigwheels.com
Suzuki Burgman Street 125/zigwheels.com

Mobimoto.com - Kabar buruk datang dari pesaing Yamaha NMAX dan Honda PCX, yakni Suzuki Burgman.

Dilansir dari visordown.com, Suzuki Burgman dikabarkan akan disuntik mati oleh pabrikan.

Meski di global, penjualan Suzuki Burgman cukup melesat, namun harus mengalami nasib disuntik mati.

Hal ini lantaran adanya regulasi tentang pengetatan emisi gas buang yang ada di Eropa.

Peraturan ini membuat pihak Suzuki harus menyiapkan langkah baru, karena beberapa produk mereka belum memenuhi standar Euro5 termasuk Suzuki Burgman itu sendiri.

Menurut Guillaume Vuillardot dari Suzuki France, Suzuki Burgman yang bakal diperbaharui hanyalah Burgman 400.

Suzuki Burgman (visordown)
Suzuki Burgman (visordown)

Sedangkan untuk Burgman 125 dan 650 bakal distop produksinya.

“Apa yang dapat saya katakan untuk saat ini adalah bahwa Suzuki akan sepenuhnya merevisi strateginya dalam hal kendaraan yang didedikasikan untuk perjalanan," kata Vuillardot.

"Seluruh strategi perjalanan kami dalam hal skuter akan ditinjau," sambungnya.

"Untuk saat ini, saya bisa bilang beberapa motor akan hilang dan yang lain akan tiba," lanjutnya.

"Burgman 400 akan terus berlanjut dan akan disesuaikan dengan Euro5," ungkapnya.

Nampaknya Suzuki akan fokus pada strategi baru, seperti pengembangan motor listrik dengan konsep 'urban mobility'.

Apalagi dengan banyak bermunculan perusahaan skuter listrik di Eropa selama beberapa tahun terakhir.

Untuk saat ini, Burgman 400 akan terus memastikan Suzuki memiliki skutik di pasar skuter premium yang penting.

Terkait

Terkini