Minggu, 05 Juli 2020

Makin Dibenci, Inggris Bakal Larang Kendaraan Bahan Bakar Bensin & Solar?

Kebijakan serupa bakal banyak bermunculan, membuat produsen motor dan mobil harus mulai ancang-ancang.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Konsep Skuter Elektrik Harley-Davidson. (Asphalt and Rubber)
Konsep Skuter Elektrik Harley-Davidson. (Asphalt and Rubber)

Mobimoto.com - Dua tahun yang lalu, Pemerintah Inggris sempat mewacanakan mengenai pelarangan penjualan kendaraan yang masih mengeluarkan emisi karbon.

Dilansir dari Visordown, kebijakan tersebut baru bisa dilaksanakan secara penuh pada 2040. Namun wacanan kebijakan tersebut dianggap diterapkan terlalu terlambat, karena mereka berambisi untuk memenuhi 0 emisi karbon pada 2050.

"Kami telah menentukan ambisi kami pada tahun 2050 di mana kami akan mencapai 0 emisi, tak ada tanggung jawab lebih besar selain menjaga planet kita." ujar Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Namun rencana Inggris dianggap sedikit lebih lambat jika dibandingkan beberapa tetangganya, seperti Swedia dan Belanda yang berniat melakukan hal serupa pada 2030, bahkan Norwegia lebih cepat yakni 2025.

Harley-Davidson LiveWire. (Harley-Davidson)
Harley-Davidson LiveWire. (Harley-Davidson)

Dengan banyaknya kebijakan serupa, tak heran para produsen otomotif mulai berlomba-lomba akan beralih ke kendaraan listrik, seperti halnya yang dilakukan oleh Harley-Davidson pada Lifewire mereka.

Tak cuma itu, trio KTM-Husqvarna-GasGas juga bakal membuat skuter elektrik yang kabarnya bakal mengambil basis mesin dari Bajaj.

Di Tanah Air, langkah paling nyata dari kebijakan serupa tercermin dari kebijkanan ganjil-genap di mana kendaraan elektrik dan hybrid mendapat sedikit keistimewaan untuk bebas melenggang di beberapa jalan di Ibu Kota.

Akankah kebijakan serupa bakal banyak bermunculan di Tanah Air?

Terkait

Terkini