Minggu, 08 Desember 2019

170-an Km Riding Bareng Honda ADV, Bukan Motor Arogan?

Dibalik desainnya yang sangar, terdapat performanya yang 'kalem'.

Rauhanda Riyantama | Cesar Uji Tawakal
Pembukaan Honda Bikers Day 2019 bersama awak media. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)
Pembukaan Honda Bikers Day 2019 bersama awak media. (Mobimoto.com/Cesar Uji Tawakal)

Mobimoto.com - Sabtu lalu (30/11/2019), Mobimoto.com berkesempatan untuk sejenak 'bermesraan' dengan motor matik yang sempat membuat dunia otomotif Tanah Air heboh, yakni Honda ADV 150.

Kesempatan tersebut diberikan dalam rangka riding bersama antara jajaran manajemen Astra Honda Motor dan awak media pada gelaran Honda Bikers Day 2019.

Rute Etape 1 riding bareng awak media saat Honda Bikers Day 2019. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Rute Etape 1 riding bareng awak media saat Honda Bikers Day 2019. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Riding tersebut terbagi dalam dua 'sesi' di mana etape pertama menggunakan rute dari Honda Safety Riding Center di Jogja menuju Cerita Kita Cafe.

Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih 2,5 jam. Medan yang ditempuh kebanyakan terdiri dari jalanan aspal dengan situasi lalu-lintas seperti kepadatan di hari-hari normal.

Honda ADV 150. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Honda ADV 150. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Dalam rute tersebut, kemampuan motor ini belum tereksplor secara penuh. Hanya saja dengan situasi lalu lintas khas perkotaan, sektor pengereman pada motor ini cukup patut untuk diacungi jempol. Walaupun demikian, faktor ban motor ini memegang andil besar di balik pakemnya rem motor tersebut.

Rute Etape 2 riding bareng awak media saat Honda Bikers Day 2019. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Rute Etape 2 riding bareng awak media saat Honda Bikers Day 2019. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Berlanjut ke etape kedua, rute perjalanan kali ini kurang lebih memakan waktu dua jam. Medan yang dilalui pada rute ini didominasi jalanan beton sempit dengan banyak tikungan tajam, serta sedikit jalan aspal dengan kondisi berlubang sebelum akhirnya situasi jalanan yang padat menjadi 'rekan' sebelum mengakhiri perjalanan.

Pada rute tersebut, hujan menjadi 'teman' setia dalam perjalanan. Traksi ban patut diacungi jempol, membuat motor ini cukup nyaman saat digunakan untuk menerjang jalan beton yang licin.

Walaupun demikian, klaim tenaga mencapai 14,5 PS  dan torsi 13,8 Nm menjadi sektor yang ramai disorot. Kendati demikian, kenyataannya motor ini terbukti cukup handal untuk menempuh jalan yang menanjak.

Honda ADV 150. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)
Honda ADV 150. (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

 

Namun, motor ini sedikit kesulitan untuk mendahului kendaraan pada kecepatan 65 km/jam ke atas dengan kondisi lalu lintas padat namun cepat khas jalan Boyolali-Salatiga.

Selain karena tenaga mesin, bobot motor yang mencapai 132 kg serta desain yang tergolong tidak aerodinamis membuat motor ini 'menabrak angin' sehingga wajar jika motor ini sedikit kesulitan mendahului kendaraan lain.

Beralih ke sektor suspensi, motor ini cukup stabil dan mudah dikendalikan saat digunakan untuk menerjang jalan aspal yang rusak dengan kecepatan menengah.

Hal yang patut menjadi sorotan adalah minimnya suara goncangan pada bodi motor, di mana tidak seperti pada motor kebanyakan, suara tersebut kerap timbul saat motor menerjang jalan dengan kondisi buruk.

Kemeriahan Honda Bikers Day 2019. (Istimewa)
Kemeriahan Honda Bikers Day 2019. (Istimewa)

 

Dari perjalanan di atas, dapat disimpulkan bahwa Honda ADV ini mempunyai kelebihan di segi pengereman, kestabilan saat berkendara serta desain yang cukup memukau tentunya.

Namun bagi para speed freaks, motor ini mempunyai kelemahan terkait desain (yang tak aerodinamis), bobot dan tenaga. Hal ini tentu berperan besar dalam pemenuhan kebutuhan untuk berkendara dengan kecepatan tinggi, walaupun aksi kebut-kebutan di jalan raya sendiri sangat tak direkomendasikan.

Terkait

Terkini