Senin, 03 Agustus 2020

Keluh Kesah Sopir Ambulans DKI, Ingin Naik Tronton Serukan Hal ini

"Saya pengin naik pakai tronton. Teriak di jalanan ke masyarakat:"

Silfa Humairah | Hikmawan Muhamad Firdaus
cloud_download Baca offline
Sopir ambulans jenazah virus corona saat mencurahkan keluh kesahnya.[Youtube/Najwa Shihab]
Sopir ambulans jenazah virus corona saat mencurahkan keluh kesahnya.[Youtube/Najwa Shihab]

Mobimoto.com - Saat pandemi virus corona seperti sekarang ini, banyak yang terlibat dalam penanganannya. Tidak terkecuali adalah sopir ambulans yang membawa jenazah korban virus corona.

Salah satu sopir mobil ambulans jenazah Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Pemprov DKI Jakarta, Muhammad Nursyamsurya mencurahkan rasa apa yang dirasakan semasa pada Covid-19.

Pada program acara Mata Najwa, Syam mengungkapkan rasa kesalnya karena melihat kondisi jalanan di Jakarta yang masih macet di tengah pandemi virus corona ini.

"Jalanan Jakarta itu masih penuh, masih macet Mba Nana. Seharusnya mereka tahu apa yang kami kerjakan sekarang," ungkap Syam pada Najwa Shihab.

Syam juga mengungkapkan bahwa semakin hari semakin bertambah memakamkan jenazah-jenazah. Ia juga berharap agar orang-orang ikuti apapun instruksi pemerintah untuk diam di rumah.

"Saya pengin naik pakai tronton. Teriak di jalanan ke masyarakat: ayo tolong kalian diam di rumah, tolong ikuti anjuran pemerintah," ucapnya dengan nada menggebu-gebu.

"Kalau kalian tahu berapa jenzah yang kami makamkan setiap hari, pasti akan sedih. Jenazah tidak ada yang diantar, tidak ada yang didoakan, langsung masuk liang lahat," ucapnya sambil menahan tangis.

Syam juga berharap agar wabah virus corona ini segera berakhir sebab akan memasuki bulan Ramadan.

"Sebentar lagi bulan puasa. Pengin tarawih berjamaah. Pengin Idul Fitri. Tolong buat masyarakat diam di rumah sebentar aja, 14 hari saja" kata Syam sembari meneteskan air mata.

Syam menjelaskan bahwa pihaknya menerima jenazah dari seluruh rumah sakit wilayah DKI Jakarta. Untuk lokasi pemakaman ini sesuai dengan wilayah rumah sakit yang terdekat dengan TPU tersebut.

Terkait

Terkini