Senin, 26 Oktober 2020

Ini Moda Transportasi yang Boleh Beroperasi Saat PSBB, Ojek Online Masuk?

Ojek online dan taksi online masih boleh beroperasi?

Angga Roni Priambodo | Hikmawan Muhamad Firdaus
cloud_download Baca offline
Ilustrasi transportasi umum Bus Transjakarta.[Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ilustrasi transportasi umum Bus Transjakarta.[Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mobimoto.com - Dalam rangka penanganan virus corona, Pemerintah mengeluarkan kebijakan terbaru yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kebijakan ini merupakan pembatasan kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk menekan penulan virus COVID-19 ini. Termasuk untuk moda transportasi juga dibatasi.

Berikut ini moda transportasi yang masih boleh beroperasi pada saat PSBB menurut PMK No.9 Tahun 2020 yang digambarkan pada akun Instagram @kemenhub151.

Transportasi penumpang baik udara, laut, kereta api, jalan raya masih boleh beroperasi saat PSBB. Namun dibatasi jumlah penumpangnya.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Untuk aturan pembatasan moda transportasi dalam PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar itu berbeda-beda. Misalnya aja, kayak kereta api, pesawat, bis, mobil pribadi dan lain sebagainya itu masih bisa beroperasi. Hanya aja, diberlakukan pembatasan penumpang. Transportasi untuk angkutan barang juga ada aturannya. Silakan simak infografiknya ya! #CegahBarengCovid19

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ditjen IKP Kominfo (@djikp) pada

Lantas bagaimana dengan ojek online dan taksi online?

Di DKI Jakarta, Gubernur Anis Baswedan masih memperbolehkan ojek online dan taksi online beroperasi. Namun dengan pembatasan penumpang.

Selain itu ada transportasi untuk layanan kebakaran, layanan darat, layanan hukum dan ketertiban masih boleh berjalan saat PSBB.

Transportasi angkutan barang juga masih diperbolehkan jalan saat sedang PSBB. Semua transportasi yang mengangkut kebutuhan pokok dan barang-barang penting masih boleh beroperasi.

Termasuk ambulans, operasi kereta api, bandar udara dan pelabuhan TNI/Polri yang berfungsi sebagai alat bantuan dan evakuasi masih boleh beroperasi.

Terkait

Terkini