Kamis, 04 Juni 2020

Enggan Ditilang Karena Ngebut, Sopir Lamborghini Alasan Mau Tes Corona

Kalau semua begini, polisi mending nggak usah adakan razia tilang

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Speed gun yang digunakan polisi untuk memantau kecepatan kendaraan di jalan (The Sun)
Speed gun yang digunakan polisi untuk memantau kecepatan kendaraan di jalan (The Sun)

Mobimoto.com - Selama pandemi Corona atau COVID-19 ini, jalanan pastinya terlihat cukup lenggang. Karena lenggang, banyak oknum pengguna jalan yang memanfaatkannya untuk ngebut di jalan.

Di Indonesia sendiri, momen ini di manfaatkan untuk menyelenggarakan balap liar. Tak cuma di negara kita nih, ternyata di luar negeri juga dimanfaatkan untuk kebut-kebutan.

Seorang sopir Lamborghini memanfaatkan jalan lenggang untuk ngebut di Sydney Australia. Aksi tersebut kepergok polisi dan menyebabkan ia harus ditilang.

Namun saat ditilang, sopir tersebut justru beralasan melakukan hal ini karena ingi tes virus Corona atau COVID-19. Dia menggeber Lamborghininya dengan kecepatan 160 kpj di jalanan yang hanya mengizinkan kendaraan melaju 70 kpj.

Lamborghini Aventador Milik Aubameyang. (Instagram/arsenalfp10)
Lamborghini Aventador Milik Aubameyang. (Instagram/arsenalfp10)

Tentu saja polisi tetap menindak pengemudi berusia 35 tahun tersebut.

"Pengemudi tidak seharusnya melanggar aturan lalu lintas dengan berbagai alasan. Mengebut bisa membahayakan pengguna jalan lainnya," kata Assistant Commissioner Commander of Traffic and Highway Patrol Command, Michael Corboy, seperti dikutip dari The Drive.

Hal semacam ini juga terjadi di negara lain. Beberapa waktu lalu, di Toronto, Kanada, beberapa orang memanfaatkan jalanan yang sepi untuk balapan liar. Polisi mengamankan 18 orang pengemudi mobil yang terlibat dalam balap liar tersebut.

Terkait

Terkini