Kamis, 06 Agustus 2020

Perjalanan Nissan GT-R di Dunia Balap, Dari Drifting Hingga Drag Race

Perjalanan Nissan GT-R di dunia balap memang berliku-liku.

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Nissan GT-R R35 Masato Kawabata (Youtube-Danik Daniik)
Nissan GT-R R35 Masato Kawabata (Youtube-Danik Daniik)

Mobimoto.com - Wakil Jaksa Agung, Arminsyah mengalami kecelakaan saat menggunakan mobil Nissan GT-R di Tol Cibubur pada Sabtu (4/4/2020). Supercar ini memang memiliki spesifikasi mesin yang cukup sangar sehingga buat yang tak terbiasa pastinya akan sulit mengendalikannya.

Keluarga Nissan GT-R memang dikenal dengan performa yang buas saat pertama kali dikenalkan pada tahun 1989. Di zaman itu, keluarga Nissan GT-R ini lekat dengan kompetisi drifting yang sering diadakan di Jepang.

Seperti Nissan GT-R R35 yang pada tahun 2017 dipacu oleh Masato Kawabata pada ajang D1GP. Dengan mobil ini, ia mampu meraih banyak podium.

Lalu di ajang balap ketahanan, Nissan GT-R juga turun dengan spesifikasi GT3. Lanjut pada tahun 2015, mobil ini berhasil memenangkan Batthurst 12 Hours saat dikendarai oleh Katsumasa Chiyo.

Nissan GT-R vs. Old Honda di ajang drag race (Autoevolution)
Nissan GT-R vs. Old Honda di ajang drag race (Autoevolution)

Juga di ajang balap turing saat Nissan GT-R berhasil mencatatkan waktu 7;24,22 di sirkuit Nurgburgring, Jerman yang punya panjang lebih dari 20 km pada tahun 2010.

Saat itu, Nissan GT-R menjadi mobil Jepang paling kencang yang pernah mengaspal di Nurgburgring. Tak lupa dengan ajang Drag Race yang membesarkan nama Nissan GT-R di Amerika.

Di Negeri Paman Sam, mobil ini dikenal dengan nama Godzilla dan tuner-tuner di sana sangat mahir sampai mengorek mesin di atas 1.000 dk hanya untuk kompetisi 402 meter.

Banyak kiprah di ajang balap membuat Nissan GT-R memang salah satu mobil produksi masal paling disegani. Kebuasan tenaga dan handling yang apik membuat mobil ini selalu jadi citra Nissan di seluruh dunia.

Terkait

Terkini