Minggu, 07 Juni 2020

Donald Trump Dibikin Geram General Motors Terkait Corona, Ini Sebabnya

Pantesan marah Presiden Donald Trump, GM-nya kerjanya lambat.

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
General Motors Canada. (GM Canada)
General Motors Canada. (GM Canada)

Mobimoto.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus mendesak pabrikan otomotif General Motors (GM) untuk segera memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator bagi pasien infeksi virus Corona.

Seperti dilansir dari politico.com, Trump menilai kalau kinerja GM saat ini dinilai lambat dan membuang-buang waktu dalam perundingan produksi alat bantu pernapasan ini.

Ia pun menumpahkan kekesalan lewat cuitan Twitter pribadinya beberapa jam lalu sebelum GM mengeluarkan rilisnya kemarin mengenai kerja samanya dengan Ventec Life System untuk membuat ventilator di Kokomo, India dan mengirimkannya pada April ini.

Donald Trump ungkapkan kekesalan pada General Motors (Twitter/realDonaldTrump)
Donald Trump ungkapkan kekesalan pada General Motors (Twitter/realDonaldTrump)

"General Motors HARUS secepatnya membuka pabrik Lordstwon mereka yang terbengkalai di Ohio, atau pabrik lain, dan MULAI MEMBUAT VENTILATOR, SEKARANG!!!!!!FORD CEPAT DAPATKAN VENTILATOR!!!!!!"

"GM mengatakan kalau mereka akan memberi kami 40.000 ventilator yang sangat dibutuhkan, sangat cepat. Sekarang mereka mengatakan hanya akan ada 6000 di akhir April, dan mereka mau dollar tertinggi."

Presiden Trump yang sebelum kasus Corona meledak di AS, bersikap defensif atas desakan untuk segera mengambil tindakan pencegahan terhadap penularan virus Corona.

Amarahnya dipicu kritikan Gubernur New York dan Michigan atas penanganan virus Corona oleh pemerintahan Trump.

Merespons kritik dan amarah Presiden Trump, GM dalam pernyataannya menjelaskan, kemitraanya dengan Ventec yang spesialis membuat ventilator telah bekerja 24 jam lebih dari seminggu untuk memproduksi alat yang sangat dibutuhkan itu.

Setelah Twitter Trump tayang, GM memastikan pengerahan 1.000 karyawannya untuk membuat ventilator di Kokomo dan akan dikirimkan pada akhir April.

Kedua perusahaan ini akan memproduksi lebih dari 10 ribu ventilator setiap bulan. Para pemasok dikabarkan menargetkan 200 ribu ventilator.

Beberapa produsen otomotif lainnya memberi respons seperti Ford yang mengatakan akan bergerak cepat untuk memproduksi ventilator. Ford akan bekerja sama dengan GE Health care untuk mendorong produksi ventilator.

Sejumlah produsen otomotif juga mengatakan akan memproduksi ventilator, masker, dan peralatan medis lainnya. Begitu juga dengan Toyota dan Tesla. 

Terkait

Terkini