Senin, 30 Maret 2020

3 Fitur Canggih Ini Bisa Bantu Pemobil untuk Lebih Irit BBM, Apa Saja Nih?

Sudah pada tahu belum kalian dengan fitur ini, hayooo

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Ilustrasi mobil saat isi BBM. (intersport.id)
Ilustrasi mobil saat isi BBM. (intersport.id)

Mobimoto.com - Mobil irit Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi primadona setiap orang. Beberapa pabrikan pun berusaha menciptakan model yang diinginkan calon konsumen.

Seiring berkembangnya zaman, pabrikan sudah menyematkan beberapa fitur canggih untuk bisa membantu pemobil agar mereka mampu berkendara yang irit BBM.

Melansir dari laman resmi Hyundai Indonesia, ada 3 fitur yang mungkin bisa membantu para pemobil untuk bisa berkendara hemat BBM. Apa saja sih? Ini dia fitur-fiturnya.

1. Eco Indicator

Ilustrasi Eco Indicator (Your Mechanic)
Ilustrasi Eco Indicator (Your Mechanic)

Saat ini, Eco indocator memang sudah banyak disematkan di beberapa mobil zaman now. Fungsi dari fitur ini yakni mendeteksi pengoperasian transmisi, khususnya transmisi otomatis.

Indikator ini biasanya ditandai dengan lampu hijau yang menyala di Multi Information Display (MID). Jika lambang Eco Indicator ini menyala (biasanya berupa gambar daun atau tulisan ECO) maka berarti gaya berkendara Anda sudah termasuk irit.

Pasalnya, eco indicator akan menjalankan sistem secara otomatis membuat ECU agar menghemat sistem bahan bakar. Seperti pengaturan suplai BBM, udara dan proses perpindahan transmisi.

Fitur ini bakal aktif saat putaran mesin berada di rentang 1.500-3.000 RPM. Artinya, putaran mesin tidak tinggi dan konstan.

Lampu tanda ECO juga bakal tetap hidup, apabila pedal gas ditekan secara lembut (smooth). Jika lampu terus menyala, maka akan membuat konsumsi BBM lebih irit 4 persen.

2. Cruise Control

Ilustrasi Cruise Control (Shutterstock)
Ilustrasi Cruise Control (Shutterstock)

Banyak pabrikan yang sudah menyematkan fitur ini pada mobil mereka. Fitur ini sangat membantu untuk meningkatkan efisiensi BBM.

Fitur ini biasanya sudah terpasang di lingkar kemudi agar mudah dijangkau oleh jari pengendara. Fungsi utamanya mengatur laju kendaraan agar tetap konstan tanpa bantuan pengemudi untuk menginjak pedal gas.

Namun perlu diperhatikan, fitur ini tak selalu dalam keadaan aktif. Pemobil harus mempertahankan kecepatan mobil agar fitur ini bisa aktif.

Biasanya fitur ini akan aktif pada kecepatan 40 km/jam. Pemobil yang sering lewat jalan tol pastinya cocok menggunakan fitur ini.

3. Auto Start-Stop

Ilustrasi Start Stop Engine (driving.ca)
Ilustrasi Start Stop Engine (driving.ca)

Fitur ini sangat membantu buat pemobil yang sayang banget dengan BBM. Fungsi fitur ini meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar kala mesin stasioner dalam jangka waktu tertentu.

Biasanya fitur ini berfungsi ketika berada di tengah kemacetan atau menunggu lampu merah. Ketika mobil berhenti beberapa saat, mesin bakal mematikan mesin.

Dengan teknologi ini, penghematan bahan bakar bisa direduksi sekitar 5-14 persen karena mesin tidak beroperasi. Begitu pula dengan reduksi emisi gas buang.

Semua fitur-fitur yang disebutkan di atas ini memang bertujuan untuk membantu pengemudi agar bisa lebih hemat BBM. Tapi sekali lagi irit tidaknya mobil kalian masih tetap bergantung pada gaya berkendara dan juga situasi lalu lintas.

Terkait

Terkini