Rabu, 01 April 2020

Kurang Seminggu Menikah, Wanita asal Magetan Tewas Kecelakaan di Batam

Kecelakaan tersebut membuat masyarakat di sana geram dan membuat petisi pelarangan beroperasi bagi angkutan umum yang dianggap ugal-ugalan.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)
Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)

Mobimoto.com - Masyarakat Batam, Provinsi Kepulauan Riau dihebohkan dengan sebuah insiden kecelakaan maut. Kejadian tersebut juga tersebar luas via media sosial. Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan umum dan juga pengendara sepeda motor Senin (17/2/2020).

Akibatnya pengendara sepeda motor tersebut tewas. Mirisnya, korban merupakan seorang perempuan yang akhir pekan ini bakal melaksanakan pernikahan di kampung halamannya di Magetan, Jawa Timur.

Kejadian ini sempat ramai dibicarakan di media sosial, salah satunya oleh unggahan seorang pengguna Facebook bernama Riko Meidagdo.

Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)
Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)

"Hidup-Mati-Jodoh-Rezeki hanya Allah yang tau... Padahal minggu depan mau menikah, tapi semua gagal karena jadi korban kecelakaan dengan bimbar. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan. Aamiiiin Ya Robbal alamiiin"

Berdasarkan keterangan yang berhasil dirangkum, kecelakaan ini diduga disebabkan karena kendaraan tersebut mengalami rem blong. Sang pengemudi angkutan tersebut pun telah ditahan oleh pihak yang berwajib.

Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)
Viral calon pengantin tewas karena kecelakaan. (Facebook/Riko Meidagdo)

Tak berhenti di situ, warganet pun geram dibuat geram karena angkutan umum tersebut dicap sering ugal-ugalan dan juga membahayakan banyak pihak.

Insiden ini pun memicu timbulnya petisi untuk melarang armada angkutan tersebut untuk beredar.

"Kecelakaan Pagi hari tanggal 17/02/2020 yang menewaskan 2 Orang wanita meninggal ditempat menambah list Korban dari aksi Ugal-ugalan Angkutan Umum (Bimbar) di Batam, sudah seharusnya Kelayakan Bimbar menjadi angkutan Utama dibatam di berhentikan segera sebelum ada korban selanjutnya." tulis warganet yang mengajukan petisi tersebut.

Tak cuma itu, pada postingan Facebook di atas, warganet juga turut mengecam adanya angkutan tersebut, seperti yang tertulis pada beberapa komentar berikut ini.

"Bimbar lg dn lg memakn korbn...siapa yg ngomong kmarin mw mnghapus tpi sperti ilang d tlan bumi...." tulis Said Zulfan Al Farishi.

"Sering aku perhatikan. ..memang rata-rata bimbar gk pernah peduli dgn keselamatan penumpang. .mau pengendara disekitarnya." ujar Tatik.

*petisi tersebut bisa ditemui di sini.

Terkait

Terkini