Selasa, 26 Mei 2020

Tesla Ciptakan Baterai Teknologi Tinggi, Bisa Tembus Sejuta Kilometer

Untuk melahirkan baterai dengan kemampuan menjadi bahan bakar KBL hingga seribu km lebih itu, Tesla bekerja sama dengan para ilmuwan dari Universitas Dalhousie, Kanada.

Angga Roni Priambodo
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Tesla. (pixabay)
Ilustrasi Tesla. (pixabay)

Mobimoto.com - Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL membutuhkan baterai mumpuni, yang sanggup melahap jarak hingga ratusan km, bahkan ribuan km. Disebutkan oleh para produsennya, inilah salah satu reputasi top dari tunggangan ramah lingkungan: baterai yang sanggaup menempuh jarak sedemikian jauh.

Dikutip dari Carscoops lewat kantor berita Antara, saat ini Tesla tengah mengembangkan paket baterai mobil listrik yang mampu bertahan untuk pemakaian hingga jarak tempuh 1,6 juta km atau 1 juta mil.

Pengisian ulang baterai atau recharging process Nissan LEAF [Suara.com/ukirsari].
Pengisian ulang baterai atau recharging process pada baterai listrik, di sebuah unit Nissan LEAF. Sebagai ilustrasi [Suara.com/ukirsari].

Untuk melahirkan baterai dengan kemampuan menjadi bahan bakar KBL hingga seribu km lebih itu, Tesla bekerja sama dengan para ilmuwan dari Universitas Dalhousie, Kanada mulai April 2019. Tujuannya adalah menciptakan baterai lithium-ion dengan teknologi tinggi.

Hasilnya, baterai ini disebut-sebut lebih unggul dibandingkan baterai lithium-ion biasa yang digunakan oleh kebanyakan KBL saat ini. Termasuk yang dimiliki Tesla sendiri.

Contohnya adalah baterai 100 kWh yang saat ini dipasangkan di produk mereka, Tesla Model S dan Model X. Disebutkan bahwa performa baterai hanya bertahan di antara 1.000-2.000 siklus pengisian.

Sedangkan lithium-ion berteknologi baru ini hanya kehilangan 5 persen dari kapasitasnya setelah melalui 1.000 siklus pengisian dan masih menampung 90 persen dari kapasitasnya, meski telah mengalami 4.000 siklus pengisian.

Adapun secara teknis susunannya adalah struktur kristal katoda dan susunan kimiawi yang lebih tahan dari kerusakan akibat siklus pengisian daya. Selain itu, teknologi ini juga meningkatkan kepadatan energi dan efisiensi jauh menggungguli baterai yang digunakan sekarang.

Elon Musk, bos Tesla memaparkan bahwa paket baterai 1 juta mil ini sangat berguna untuk truk jarak jauh yang sering dibawa melaju hingga 150 ribu mil per tahun.

Sayangnya, untuk segmen mobil penumpang, paket baterai itu mungkin tidak memberi manfaat banyak karena usia pakai rata-rata untuk sebuah kendaraan di Amerika Serikat hanya 150 ribu mil.

Suara.com/RR Ukirsari Manggalani.

Terkait

Terkini