Senin, 10 Agustus 2020

Viral PNS Ngotot Terobos Jalan yang Lagi Diperbaiki, Ulahnya Bikin Heboh

Jalan rusak salah, jalan diperbaiki juga salah...

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
PNS ngotot terjang aspal basah.
PNS ngotot terjang aspal basah.

Mobimoto.com - Perbaikan jalan tentu merupakan suatu hal yang positif, mengingat hasil jadi dari jalan baru bakal membuat pengguna jalan merasa lebih nyaman.

Namun, perbaikan jalan juga mempunyai sisi negatif. Tak selamanya lancar, timbulnya kemacetan dan adanya gangguan dari pihak-pihak tak terduga merupakan bagian dari perbaikan jalan, seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, sebuah perbaikan jalan di daerah Belitang Oku Timur, Sumatra Selatan.

Perbaikan jalan ini menuai perhatian antaran adanya aksi nekat pengguna jalan yang ngotot meminta perbaikan ditunda sejenak agar dirinya bisa lewat.

Mirisnya lagi, pengguna jalan yang membawa mobil SUV Hitam tersebut mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

*Bagi pembaca dari aplikasi/web Suara.com Klik gambar untuk menuju video terkait.

PNS terjang aspal basah di Sumsel. (Facebook)
PNS terjang aspal basah di Sumsel. (Facebook)

Video tersebut diunggah oleh pengguna akun Facebook bernama Ipin Ragiell pada hari Selasa (24/12/2019).

Dalam video tersebut, pria yang mengaku PNS ini ngotot mendesak lantaran dirinya berdalih sedang sedang bekerja dan demi kepentingan rakyat.

"Saya PNS, laporin saja ke gubernur," ujar pria berpakaian biru langit-putih-navy tersebut sembari menantang.

"Kami sedang bekerja pak, demi kepentingan rakyat," ujar pria berkaos putih yang diduga merupakan rombongan dari pemobil tersebut.

Ia pun menyebutkan nama dan alamatnya, sembari merekam perbaikan jalan tersebut menggunakan ponsel.

Aksi ngotot pemobil ini kontan menuai pro dan kontra. Sikap arogan dari pria tersebut dianggap berlebihan, tetapi di sisi lain ada juga yang menyoroti perbaikan jalan tersebut.

"Baru kali ini juga aku lihat perbaikan jalan yg model itu. Pengguno jalan marah ya wajar. Harusnya pengaspalan tu separuh2 dulu. Mungkin pemborong tu ngejar target makonyo cak tu," tulis Prabu Suryo Darmo Likagawoh.

"Sok menantang nanti kalau diciduk nangis kau," celetuk Nanda Pergas.

Terkait

Terkini