Selasa, 19 November 2019

Sopir Truk yang Dianiaya Warga di Tangerang Siapkan Pengacara

Rekan sopir truk yang lain juga membantu mengumpulkan donasi, hingga menyiapkan pengacara.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Truk Menimpa Rumah Warga di Tangerang. (Instagram/abouttng)
Truk Menimpa Rumah Warga di Tangerang. (Instagram/abouttng)

Mobimoto.com - Belum lama ini, tepatnya pada Jumat (1/11/2019) seorang sopir truk diikat dan dianiaya oleh warga usai menabrak rumah. Aksi main hakim sendiri itu pun menuai kecaman warganet, bahkan teranya sang sopir, dibantu rekan-rekan seprofesinya, tengah menyiapkan pengacara.

Sebelumnya, seorang sopir truk mengalami insiden ketika truk pengangkut tanah yang ia kemudikan ambles hingga menimpa rumah seorang warga.

Akibatnya sang sopir pun diikat di pagar rumah hingga dianiaya oleh warga setempat. Aksi main hakim sendiri itu pun lantas viral di jejaring media sosial dan menuai kecaman warganet.

Lewat jejaring Facebook, seorang warganet mengabarkan kalau sang sopir truk beserta pengurusnya sudah melaporkan ke Polsek setempat.

"Info terakhir dari drivernya langsung. Si driver dan pengurusnya sudah melaporkan kejadian ke Polsek atau Polres setempat. Mari kita kawal sampai ke persidangan," katanya.

Sopir Truk Siapkan Pengacara. (Facebook)
Sopir Truk Siapkan Pengacara. (Facebook)

Telrihat juga gambar tangkapan layar percakapan lewat pesan singkat WhatsApp yang mengatkaan "Assalamualaikum pak, Izin Saya minta pengacara satu buat kasus di tangerang pasal 351, pak,"

Kelanjutan dari insiden penganiayaan sopir truk ini pun ramai dikomentari warganet. Cukup banyak yang beranggapan tindakan hakim sendiri warga terlalu berlebihan karena sopir tidak melarikan diri.

"Kan diselesaikan baik-baik di awal kan bisa, nggak usah barbar, toh sopirnya nggak lari, bosnya juga pasti tanggung jawab sama rumahnya," kata Sudardi.

"Emosi tidak menyelesaikan masalah, yang ada malah tambah masalah baru." Ujar Vicky.

Terkait

Terkini