Selasa, 19 November 2019

Viral Pesepeda yang Menabrakkan Diri di Jogja, Pelakunya Kabur Sambil Joget

Aksi pesepeda ini membuat warganet merasa resah...

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Ilustrasi kecelakaan mobil sedan versus sepeda onthel. (CGTN)
Ilustrasi kecelakaan mobil sedan versus sepeda onthel. (CGTN)

Mobimoto.com - Viral di media sosial, aksi nekat seorang pesepeda yang menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas.

Insiden tersebut ramai dibicarakan di media sosial Facebook, di sebuah grup 'info cegatan jogja' hari ini (31/10/2019).

Galuh, korban sekaligus pengunggah postingan tersebut berujar bahwa pesepeda tersebut terkesan sengaja menabrakkan dirinya ke mobil yang ia kendarai, sebuah Daihatsu Grand Max berwarna putih.

Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)
Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)

 

"Hati-hati di depan UNY ada orang kurang waras, menabrakkan diri." tulis warganet tersebut.

"Kronologinya, orang itu mengayuh sepedanya dengan kencang, saya sudah menghindar ke kiri mentok namun tetap ditumbuk." imbuhnya.

Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)
Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)

 

Galuh juga berujar bahwa pesepeda terebut kemudian kabur sambil berjoget-joget.

"Orangnya yang naik sepeda itu saya kejar namun ia malah lari sambil joget-joget." pungkasnya.

Korban juga mengunggah kondisi mobilnya serta sepeda pelaku pasca insiden, di mana kaca mobil tersebut pecah dan bodi bagian depan penyok. Sepeda pelaku pun patah menjadi dua bagian.

Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)
Viral pengendara sepeda yang menabrakkan diri ke mobil. (Facebook)

 

Insiden inipun menuai beragam respons dari warganet. Mereka pun berujar bahwa jika benar orang tersebut mengalami ganggunan jiwa, maka korban harus ikhlas.

"Apakah mungkin cuma pura-pura gila biar nggak disuruh tanggung jawab benerin mobil? Aah entahlah...." tulis Lardy.

"Kartu kuning bebas... kartu biru proses jadi orang gila." tulis Andri Chindhil.

Terkait

Terkini