Selasa, 19 November 2019

Kena Macet, Pria Dapat Pesan Menohok yang Bikin Terenyuh Dari Bocah Ini

Dari dalam mobil, pria ini mengaku tertampar dengan kata-kata seorang bocah.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Kemacetan di Jakarta Bisa Jadi Spot Foto yang Instagrammable. (Instagram/jktinfo)
Kemacetan di Jakarta Bisa Jadi Spot Foto yang Instagrammable. (Instagram/jktinfo)

Mobimoto.com - Pelajaran hidup bisa datang dari manapun bahkan dari seorang bocah yang berprofesi sebagai pengamen boneka. Seperti kisah Kikis yang dibagikan di jejaring Facebook saat ia tengah terjebak macet.

"Sekali lagi tertampar oleh fakta hidup. Pas pulang meeting proyek di daerah Cibubur dan keadaan macet, lihat adik ini tidur di tengah jalan," kata Kikis membuka kisahnya.

Warganet bernama Kikis Charisma itu bahkan sempat memotret bocah pengamen boneka saat tertidur di tengah pembatas jalan.

Kikis, kemudian berinisiatif memberikan makan dan minuman dari dalam mobil "Akhirnya buka jendela dan kebetulan ada makanan sama minuman di mobil dan berbagi ke adiknya,"

Menariknya, usai diberikan makanan dan minuman, bocah tersebut malah menanyakan sesuatu yang membuat Kikis merinding.

Bocah Pengamen Boneka. (Facebook/Kikis)
Bocah Pengamen Boneka. (Facebook/Kikis)

"'Bang, jam berapa ini? Udah zuhur belum, ya? Soalnya Saya istirahat sebentar dan mau solat zuhur dulu abis itu baru lanjut kerja lagi'"

Mendengar hal tersebut, Kikis menuliskan "Mendengar kata-katanya langsung merinding dan sadar bahwa harus banyak bersyukur dalam hidup. Setiap orang punya masalah dalam hidupnya tapi jangan sampai menyerah,"

"Karena disaat kamu mengeluh, di luar sana masih banyak orang yang berusaha keras bertahan walau hidup sangat sulit dan terus berusaha untuk menyambung hidup." Pungkas Kikis disertai emoji sedih.

Unggahan Kikis soal pertanyaan sederhana yang menohok dan bikin terenyuh, dari seorang bocah pengamen boneka itu pun direspons warganet.

"Terkadang gue ingin mengeluh dari A sampai Z. Tapi sadar diri, karena gue masih lebih beruntung dari teman-teman yang lain," kata Rendy.

"Aku sadar punya tanggung jawab tapi aku nggak sehebat bocah ini." Ujar Tirta.

Terkait

Terkini