Senin, 14 Oktober 2019

Mobil Curian Gagal Dikirim ke Kalimantan, Tertahan di Pelabuhan Tanjung Mas

Banyak mobil berpelat AA yang diduga hasil curian.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Mobil Diduga Hasil Curian Akan Dikirim ke Kalimantan dan Berhasil Digagalkan Pihak Petugas Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. (Facebook/Doni)
Mobil Diduga Hasil Curian Akan Dikirim ke Kalimantan dan Berhasil Digagalkan Pihak Petugas Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. (Facebook/Doni)

Mobimoto.com - Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang berhasil menggagalkan pengiriman delapan unit mobil yang diduga hasil curian. Dikabarkan mobil tersebut akan dikirim ke Kalimantan.

Melalui jejaring Facebook, warganet bernama Doni mengunggah foto berbagai jenis mobil yang kebanyakan, berpelat AA yang merupakan pelat nomor eks Karesidenan Kedu.

"Maungkin ada yang merasa kehilangan mobil yang ada di foto bisa langsung ke Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang," kata Doni.

"Rencanannya, mobil itu mau dikirim ke Kalimantan tapi digagalkan pihak Pelabuhan."

Beberapa warganet pun menambahkan informasi detail tentang kronologi kejadian, lengkap dengan daftar delapan unit mobil tersebut.

"Pada hari Senin tanggal 7 Oktober 2019 pukul 23.30 WIB bertempat di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang telah didapati laporan akan dilaksanakan pengiriman unit mobil hasil penggelapan yang akan dibawa ke Kalimantan,"

Mobil Curian Tertahan di Tanjung Mas, Semarang. (Facebook/Don)
Mobil Curian Tertahan di Tanjung Mas, Semarang. (Facebook/Don)

Delapan mobil tersebut, menurut pemaparan warganet adalah: Toyota Avanza AD-8670-GM, Honda Brio AA-9079-PA, Toyota Avanza AA-8745-N.

Honda BR-V AB-1635-MY, Daihatsu Ayla AA-9285-ZB, Daihatsu Xenia AA-9369-CT, Toyota Innova H-8970-QP, dan Toyota Avanza AA-8789-QA.

Ada juga daftar pemilik mobil yang semuanya beralamat di Magelang, Jawa Tengah.

Dikabarkan, mobil tersebut adalah mobil rental yang tidak dikembalikan oleh si penyewa. Pemilik mobil (rental) pun melacak melalui GPS dan mendapati bahwa mobil berada di Semarang, Jawa Tengah.

Terkait

Terkini