Senin, 14 Oktober 2019

Dikabarkan Akan Segera Rilis, Ini Detail Mobil SUV Esemka Garuda 1

Esemka dikabarkan segera merilis mobil SUV Garuda 1.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Esemka Garuda 1. (Insagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Insagram/mobilgue)

Mobimoto.com - Setelah resmi meluncurkan Esemka Bima, produsen mobil PT Solo Manufaktur Kreasi pun dikabarkan segera merilis mobil SUV, Esemka Garuda 1. Yuk, kita intip dulu detail mobil SUV yang satu ini.

Isu tentang mobil Esemka memang tak pernah sepi, bahkan setelah peluncuran mobil pikap Esemka Bima di pabriknya di Boyolali, Jawa Tengah pada Sabtu (6/9/2019).

Lewat jejaring Instagram, @mobilgue mengunggah kembali foto dari @esemka_official. Di situ terlihat jelas penampakan mobil SUV warna putih yang disebut sebagai Esemka Garuda 1.

"Perkenalkan, namanya Garuda 1. SUV baru yang akan diluncurkan Esemka. Gimana nih pendapat netizen, oke nggak mobilnya?" kata @mobilgue pada keterangan foto.

Tak hanya sisi eksterior, ada juga bagian interior Esemka Garuda 1 yang terlihat banyak sekali layar hiburan.

Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)

Dari berbagai sumber, kabarnya mobil SUV ini akan ditenagai mesin berkapasitas 2 liter bertransmisi manual.

Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)

Sayangnya belum ada bocoran lebih lanjut untuk urusan mesin. Namun soal harga, kabarnya mobil SUV Esemka Garuda 1 punya banderol yang menarik, lho.

Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)

Pada lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 14 Tahun 2019, Esemka Garuda 1 akan dibanderol di bawah Rp 300 jutaan.

Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)

Tak ayal, foto-foto Esemka Garuda 1 ini pun dibanjiri komentar warganet.

Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)
Esemka Garuda 1. (Instagram/mobilgue)

Seperti komentar @zamchim yang menyoroti banyaknya layar hiburan kursi penumpang baris ke dua.

"Antara menarik atau berlebihan di baris ke dua," katanya.

"Keren modelnya. Tapi bagusnya nggak usah ada partisi di antara jok pertama dan ke dua. Bikin sempit dan nggak fungsional." Saran @hwiandhika.

Terkait

Terkini