Minggu, 20 Oktober 2019

Ketumpahan Adonan Semen, Kondisi Kijang Innova Ini Bikin Iba

Sayangnya korban tidak menjelaskan dari mana asal semen tersebut.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Ilustrasi mobil. (Unsplash)
Ilustrasi mobil. (Unsplash)

Mobimoto.com - Sikap waspada bagi pengendara memang wajib diperlukan. Kewaspadaan tersebut berguna untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk kejadian apes yang dialami pemobil satu ini.

Viral di media sosial, curhatan warganet yang mengalami kejadian tidak mengenakkan di jalan.

Curhatan tersebut ia ungkapkan melalui unggahan di media sosial Facebook di sebuah grup Toyota Kijang Innova Comunnity.

Dalam curhatan tersebut, ia berujar bahwa mobil yang ia kendarai terkena tumpahan adonan semen.

Bukan hal sepele, tumpahan tersebut menimbulkan banyak kerusakan pada mobil Kijang Innova warna putih yang ia kendarai.

Mobil Kijang Innova yang terkena tumpahan adonan semen. (Facebook/Karimul Fuad)
Mobil Kijang Innova yang terkena tumpahan adonan semen. (Facebook/Karimul Fuad)

Kerusakan tersebut sebagian besar ditimbulkan oleh adanya krikil dalam adonan semen tersebut, membuat mobil ini penyok dan kacanya pecah.

"Ipah (Innova) tertimpa cor-coran di km 38. Karawang. Harap hati hati. Harus di bawa ke auto apa ketok magic ya?" tulis warganet tersebut di media sosial.

Mobil Kijang Innova yang terkena tumpahan adonan semen. (Facebook/Karimul Fuad)
Mobil Kijang Innova yang terkena tumpahan adonan semen. (Facebook/Karimul Fuad)

Selain kaca mobil pecah serta bodi mobil penyok, tumpahan semen tersebut sangat berpotensi melukai cat kendaraan, membuat sang pemilik kebingungan untuk mencari tempat perbaikan mobil yang tepat.

Kejadian tersebut diunggah kemarin (25/9/2019) dan mendapat beragam dukungan dari warganet. Berikut beberapa responsnya.

"Minta ganti rugi ke kontraktornya. Minta ganti Venturer diesel matic tipe Q minimal reborn diesel matic om." ujar DeNy Wasih.

"Harusnya ganti unit itu, kontraktornya juga udah skala nasional bukan kontraktor ecek-ecek lagi." ujar Ujang Dki.

Terkait

Terkini