Minggu, 20 Oktober 2019

5 Fakta Tol Cipularang, Punya Sektor Yang Dianggap Angker

Istri Saipul Jamil juga meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipularang pada tahun 2011 lalu.

Angga Roni Priambodo
Kecelakaan di Tol Cipularang. (Twitter/PoldaMetroJaya)
Kecelakaan di Tol Cipularang. (Twitter/PoldaMetroJaya)

Mobimoto.com - Tol Cipularang kembali menjadi perhatian warganet pasca kecelakaan beruntun yang menewaskan enam orang serta delapan orang korban luka.

Kecelakaan maut memang seringkali terjadi di tol yang melewati tiga kabupaten tersebut. Salah satu yang terblow up media adalah kecelakaan yang menimpa keluarga Saipul Jamil.

Istri dari Saipul Jamil, yaitu Virginia Anggraeni meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di KM 96 pada tahun 2011 tersebut. 

Berikut lima fakta tentang Tol Cipularang yang Suara.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (2/9/2019).

1. Nama Cipularang.

Nama Tol Cipularang diambil dari nama tiga wilayah yang dilewatinya yaitu Cikampek - Purwakarta dan Padalarang di Provinsi Jawa Barat.

2. Pembangunan Tol.

Tol ini dibuat dalam dua tahap, yaitu yang diresmikan Agustus dan September 2003 dan tahap dua yang diresmikan pada April 2005.

Tahap satu Cikampek-Sadang dibuka pada 1 Agustus 2003 dan Padalarang-Cikamuning dibuka pada 21 September 2003  dengan panjang mencapai 17,5 km.

Tahap 2 melewati Sadang-Cikamuning yang dibuka pada 26 April 2005 dengan panjang jalan mencapai 41 km.

3. Kontur Jalan.

Polisi Lalu Lintas mengalihkan arus lalu lintas di jalan Tol Cipularang khusus untuk kendaraan-kendaraan besar di Gerbang Tol Cikamuning, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/12).
Polisi Lalu Lintas mengalihkan arus lalu lintas di jalan Tol Cipularang khusus untuk kendaraan-kendaraan besar di Gerbang Tol Cikamuning, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/12).

Tol Cipularang ini membelah pegunungan di tiga wilayah yang dilewatinya. Tak heran jika tol ini punya kontur jalan yang naik turun. Jika dari arah Jakarta jalannya banyak yang menanjak, dari arah sebaliknya banyak turunan.

4. Daerah Rawan Kecelakaan dan Dianggap Angker.

Kecelakaan Tol Cipularang [Foto: NTMC Polri}
Kecelakaan Tol Cipularang [Foto: NTMC Polri}

Kontur pada KM 90 hingga 100 dianggap daerah rawan kecelakaan. Sepanjang 10 km tersebut, arah dari Jakarta melewati tanjakan panjang sementara arah Padalarang mengalami turunan panjang.

Bahkan pada KM 97, dianggap banyak orang sebagai wilayah angker.

5. Gerbang Tol dan Rest Area.

Tol Cipularang memunyai enam gerbang tol yang masing-masing berada di Dawuan, Kalihurip, Sadang, Jatiluhur, Cikamuning dan Padalarang.

Tol ini juga dilengkapi lima rest area yaitu yang terletak di Km 72A (arah Bandung), Km 72B (arah Jakarta), Km 88A (arah Bandung), Km 88B (arah Jakarta) dan Km 97B (arah Jakarta).

Hati-hati jika berkendara di Jalan Tol, utamakan keselamatan dibanding kecepatan.

Terkait

Terkini