Minggu, 20 Oktober 2019

Harga Mobil Hybrid Bisa Terjun Bebas, Ini Syaratnya

Siapa yang tertarik meminang mobil Hybrid? Siap-siap nih karena akan turun harga.

Angga Roni Priambodo
Toyota Hybrid. (carcoops.com/Stefan Baldauf)
Toyota Hybrid. (carcoops.com/Stefan Baldauf)

Mobimoto.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) sudah meluncurkan C-HR Hybrid sebagai salah satu mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau.

Meski masih menyandang status impor, crossover jagoan Toyota ini dipasarkan hanya seharga Rp 500 jutaan. Kendati demikian, Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengaku tidak menutup kemungkinan harga mobil hybrid masih bisa turun level jika regulasi terkait mobil listrik sudah diterbitkan.

"Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla) sudah bilang, tahun ini akan keluarkan (regulasi). Dengan (peraturan) itu sudah keluar ya sudah jelas jadinya harga jadi berapa, Rp 500 juta ya bisa turun lagi," kata Anton Jimmi Suwandy di ICE BSD, Tangerang Selatan, baru-baru ini.

Menurut Anton Jimmi Suwandy jika harga sudah turun akibat penyesuaian pajak pasca regulasi terbit, langkah selanjutnya melokalkan produk. Dengan melakukan lokalisasi maka harga mobil hybrid akan semakin terjangkau.

"Nanti kalau ada lokalisasi, ya perlahan bisa turun lagi," ujar Anton Jimmi Suwandy.

Namun demikian, Anton Jimmi Suwandy menyadari pasar mobil hybrid tidak bisa dengan mudah terbentuk. Butuh prosen yang tidak sebentar, bahkan hal ini juga terjadi di Eropa.

"Pengalaman di Eropa mempopularkan hybrid empat tahun dari pertama kali kami seperti mulai sekarang," terang Anton Jimmi Suwandy.

Terakhir menurut Anton Jimmi Suwandy, pendekatan melalui harga produk tidak semata-mata bisa membuat konsumen tertarik. Butuh proses agar konsumen bisa beralih.

Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan.

Terkait

Terkini