Senin, 16 September 2019

Ingin Selamatkan Bumi, Toyota Kesampingkan Urusan Bisnis

Toyota berharap langkah yang mereka lakukan bisa bantu selamatkan bumi.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Toyota CH-R Hybrid. (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)
Toyota CH-R Hybrid. (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)

Mobimoto.com - Toyota Indonesia baru saja merilis mobil Toyota C-HR Hybrid, yang dibanderol dengan harga mencapai Rp 500 jutaan. Urusan mobil hybrid, Toyota memang jadi salah satu yang mempelopori, Sob. Dikabarkan, Toyota rela kesampingkan urusan bisnis, demi selamatkan bumi, lho.

Seperti dilansir CarThrottle, Toyota sudah memiliki lebih dari 20 ribu paten untuk mobil hybrid. Wajar, mengingat sudah lebih dari 20 tahun, perusahaan asal Jepang itu melakukan riset dan pengembangan.

Di tengah tren mobil elektrik dan mobil hybrid yang lebih ramah lingkungan, Toyota pun membuka akses kepada lebih dari 23 ribu paten terkait mobil hybrid.

Langkah Toyota, tentu mirip dengan apa yang dilakukan oleh Tesla beberapa thaun lalu ketika Volvo menggunakan desain seatbelt yang dirancang perusahaan mobil milik Elon Musk itu.

Toyota juga bakal memberikan dukungan teknisi untuk berbagai perangkat, mulai dari motor, baterai, power dan electric control units.

Toyota C-HR Hybrid. (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)
Toyota C-HR Hybrid. (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)

Wakil Presiden Eksekutif Toyota, Shigeki Terashi mengatakan ''Berdasarkan tingginya angka yang kami terima tentang sistem elektrifikasi dari berbagai perusahaan, kami ingin mempopulerkan hybrid dan teknologi kendaraan yang terelektrifikasi. Kami percaya, ini waktu yang tepat untuk lebih kooperatif,''

Tapi memang, langkah Toyota untuk membuka akses royalti kepada lebih dari 23 ribu paten mobil hybrid ini, hanya berlangsung sampai tahun 2030 saja.

Itu artinya, para perusahaan yang ingin mengembangkan mobil atau kendaraan hybrid, punya kesempatan selama, kurang lebih 10 tahun.

Langkah Toyota untuk membuka royalti untuk paten mobil hybrid mereka, tentu jadi salah satu cara menyelematkan bumi yang patut diapresiasi.

Terkait

Terkini