Senin, 27 Mei 2019

Seperti Video Game, Nissan Pamerkan Teknologi Baru dengan Fitur Seabrek

Nissan ingin menggabungkan dunia nyata dan virtual dengan tampilan menyerupai video game.

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika
Seperti Video Game, Nissan Pamerkan Teknologi Baru dengan Fitur Seabrek. (YouTube/Nissan Clube)
Seperti Video Game, Nissan Pamerkan Teknologi Baru dengan Fitur Seabrek. (YouTube/Nissan Clube)

Mobimoto.com - Tak cuma produsen teknologi yang unjuk gigi di Ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019, banyak produsen otomotif, salah satunya adalah Nissan, yang memamerkan teknologi baru dengan fitur seabrek. Serunya lagi, teknologi yang dinamakan Invisible-to-Visible (I2V) ini, akan menampilkan tampilan seperti video game, lho.

Nissan bertujuan untuk menggabungkan dunia nyata dengan dunia digital, yang nantinya akan diproyeksikan di kaca depan mobil, membuat pemobil seolah-olah bermain video game.

Seperti dilansir dari The Drive, teknologi I2V akan memproyeksikan avatar digital di dalam mobil. Tak cuma pengemudi, penumpang juga bisa melakukan komunikasi dengan teknologi ini.

Beberapa kegunaan dari teknologi I2V ini, misalnya belajar menyetir mobil, meski si pengajar berhalangan hadir. Teknologi ini, juga bisa membantu pengemudi mobil, melihat objek yang tidak tertangkap oleh mata, sehingga pemobil bisa lebih waspada.

Nissan percaya teknologi I2V ini bisa membantu pemobil melihat apa yang tidak terlihat. Ya, seperti terjemahan dari Invisible-to-Visible.

Saat ajang CES 2019 di Las Vegas, pada awal tahun 2019 kemarin, Nissan memamerkan teknologi I2V dengan sebuah simulator mobil. Kini, untuk meningkatkan pengembangan, Nissan berupaya menggunakan mobil sungguhan.

Sumber video: YouTube/Nissan Clube

Sampai saat ini, Nissan belum menjelaskan lebih detail, mobil apa saja yang nantinya akan diproduksi dengan teknologi I2V di dalamnya.

Namun, teknologi I2V dengan tampilan ala video game dan fitur seabrek ini, juga menimbulkan beberapa pertanyaan. Apakah unsur visual yang tampil akan membantu atau malah mengganggu pengemudi?

Terkait

Terkini