Senin, 27 Mei 2019

Usai Dikira Penculik, Nasib Driver Taksol Ini Bikin Trenyuh

Driver taksol ini layak mendapat pujian.

Agung Pratnyawan | Husna Rahmayunita
Ilustrasi taksi online. (unsplash)
Ilustrasi taksi online. (unsplash)

Mobimoto.com - Beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial seorang driver taksi online (taksol) asal Singapura yang dituduh menculik penumpangnya. Kini, kisahnya pun memasuki babak baru dan makin menyentuh hati.

Awalnya, driver taksol bernama Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff mengunggah video rekaman dirinya yang bertikai dengan seorang penumpang wanita.

Wanita itu tidak mau membayar uang tol saat Kamaruzzaman memintanya. Perdebatan panjang pun akhirnya terjadi di antara keduanya sampai berujung ke pihak kepolisian.

Tapi tak dinyana, saat tiba di kantor polisi wanita itu malah berteriak histeris dan menuduh Kamaruzzaman ingin menculiknya. Otoritas Angkutan Darat (LTA) setempat terlanjur mengambil tindakan atas laporan penumpang wanita.

Dikutip dari laman stomp, merasa tak terima sebuah petisi 'Save Abang Driver' kemudian diajukan netizen untuk meringankan hukuman Kamaruzzman. Petisi tersebut sampai sekarang telah ditandatangani oleh puluhan ribu orang.

Petisi untuk pembelaan Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff. (stomp)
Petisi untuk pembelaan Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff. (stomp)

Yang membuat sedih, ada oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan petisi tersebut untuk meminta donasi. Kamaruzzaman pun akhirnya memberikan klarifikasi terkait hal itu lewat Facebook.

Klarifikasi dari Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff. (Facebook/Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff)
Klarifikasi dari Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff. (Facebook/Kamaruzzaman Bin Abdul Latiff)

"Saya diberi tahu, seseorang sedang mengumpulkan sumbangan 4 USD atas nama saya. Tolong hentikan sumbangan itu karena saya tahu dan tidak pernah meminta sumbangan. Seorang setelah menipu kalian, maaf atas kekacauan ini," tulis Kamaruzzman Bin Abdul Latiff.

Terbukti, ternyata driver taksol Kamaruzzman adalah orang yang jujur dan tidak mau menipu orang lain.

Terkait

Terkini