Jum'at, 10 Juli 2020

Bagaimana Jika Casey Stoner Nggak Jadi Pensiun, Begini Analisisnya

Pasti MotoGP bakal jauh lebih seru jika Stoner masih ikutan.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Casey Stoner. (xbhp)
Casey Stoner. (xbhp)

Mobimoto.com - Seperti yang kita ketahui, eks pembalap MotoGP Casey Stoner telah pensiun sejak 2012 lalu. Pembalap ini tergolong cukup hebat lantaran bisa menjadi satu-satunya rider yang berhasil membawa tim pabrikan Ducati juara di tahun 2007.

Kendati sudah pensiun dini dari tim Repsol Honda, tentu menarik jika melihat bagaimana prospek pembalap satu ini jika masih aktif.

Saat itu, tepat sebelum pembalap asal Australia ini pensiun, tim Repsol Honda tengah berniat untuk mendatangkan pembalap yang kini cukup disegani, Marc Marquez. Lantas dengan kursi pembalap yang cuma ada dua slot, praktis ada yang harus disingkirkan.

Jika Stoner masih lanjut, tentu kursi milik Dani Predosa bakal rentan digeser dengan Marquez muda. Apalagi menurut statistik, Stoner punya rasio kemenangan yang lebih baik dibandingkan Pedrosa di tahun 2011.

Casey Stoner dan Marc Marquez. (motorsport.com)
Casey Stoner dan Marc Marquez. (motorsport.com)

Dikutip dari Crash, Rasio kemenangan Stoner adalah 46.8% sementara  Pedrosa cuma  31.2%. Jika duet Stoner-Marquez betul terjadi, praktis tensi persaingan di dalam tim bakal cukup panas. Seperti yang terlihat saat ini di mana Marquez memang sangat haus gelar.

Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa Ducati kembali ingin merekrut juara dunia dua kali tersebut mengingat cuma Stoner yang bisa membawa gelar pada tim ini. Praktis, karier Valentino Rossi yang saat itu ada di Ducati bakal berakhir tamat jika betul demikian.

Wah seandainya Stoner masih balapan, persaingan MotoGP bakal ultra sengit nih. Bagaimana kalau menurut kalian?

Terkait

Terkini