Minggu, 09 Agustus 2020

Bos Dorna Pesimis Musim MotoGP 2020 Bakal Terselenggara, Ini Alasannya

Padahal dulu sempat bilang optimis, namun sekarang malah pesimis.

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Keseruan MotoGP Prancis terancam ditunda akibat Corona (MotoGP)
Keseruan MotoGP Prancis terancam ditunda akibat Corona (MotoGP)

Mobimoto.com - Pandemi virus Corona membuat sejumlah jadwal MotoGP musim 2020 mengalami beberapa perubahan. Bahkan ada yang menyebutkan kalau MotoGP 2020 terancam tidak digelar.

CEO Dorna, Carmelo Ezpelata, mengungkapkan bahwa musim MotoGP 2020 bakal ditiadakan. Ia menegaskan kalau kompetisi bisa saja tak diadakan sampai vaksin Covid-19 ditemukan.

Padahal Ezpelata sempat yakin balapan tetap berlangsung meski diadakan sampai awal 2021 mendatang, lalu perlahan-lahan goyah hingga pernyataan terbaru ini.

"Kupikir sampai kita punya vaksinnya untuk menghentikan virus Corona, akan sulit atau tidak mungkin menyelenggarakan GP atau event besar lain," kata Ezpelata dilansir dari Speedweek.com.

Tak hanya MotoGP, Ezpelata yakin hal yang sama dipikirkan penyelenggara event besar lainnya.

Carmelo Ezpelata (essentiallysports)
Carmelo Ezpelata (essentiallysports)

"Aku tak percaya diri kita bisa menyelenggarakan musim 2020. Bahkan meski begitu, kami tetap lanjut bekerja keras untuk itu. Kami memperhitungkan semua solusi yang mungkin," tegasnya.

Ezpelata kembali menegaskan, MotoGP punya kontrak 13 balapan minimal untuk tetap dianggap kejuaraan dunia. Jadi meski seri berkurang, kalau masih ada 13 seri ya aman.

"Tapi, jika kami bisa berkesempatan memulai kejuaraan, kami akan melakukannya. Tak masalah berapa banyak balapannya," kata sang bos.

"Kami punya lebih dari 5 bulan sampai September. Jika bisa mulai September, kami masih bisa mengadakan 4 atau 5 GP," jelasnya.

Jika masih ada larangan bepergian di beberapa negara, kemungkinan balapan akan diadakan di Eropa saja. Itupun kondisinya juga harus lebih kondusif lagi. Selain itu, jika musim 2020 ditiadakan, semua tim harus bertahan sampai musim 2021 nanti.

Terkait

Terkini