Jum'at, 02 Oktober 2020

Terdampak Virus Corona, MotoGP Qatar Diusahakan Tetap Digelar

MotoGP Qatar bakal tetap diselenggarakan meski terdampak virus Corona. Tapi tidak dalam waktu dekat ini

Angga Roni Priambodo | Gagah Radhitya Widiaseno
cloud_download Baca offline
Valentino Rossi saat jalani tes MotoGP Qatar (Instagram/valeyellow46)
Valentino Rossi saat jalani tes MotoGP Qatar (Instagram/valeyellow46)

Mobimoto.com - Wabah virus Corona yang semakin meluas membuat gelaran MotoGP Qatar harus dibatalkan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi penyebaran virus Corona untuk negara Qatar itu sendiri.

Pemerintah Qatar terus memperketat masuknya orang dari negara-negara yang diklaim tercemar virus Corona, seperti Italia dan Jepang.

Padahal kedua negara tersebut merupakan negara asal dari beberapa pembalap yang berlaga di MotoGP Qatar nantinya.

Meski sudah diketok palu untuk dibatalkan, namun pengelola Sirkuit Losail Qatar tak mau menyerah begitu saja. Direktur sirkuit Losail, Juan Baquero menyatakan gelaran MotoGP Qatar tetap akan digelar.Namun tidak dalam waktu dekat ini.

Juan Baquero masih mencari tanggal yang pas untuk gelaran MotoGP Qatar.

Dovi melakukan uji motor di tes MotoGP Qatar (Twitter/ChaturSiddhant)
Dovi melakukan uji motor di tes MotoGP Qatar (Twitter/ChaturSiddhant)

"Akan sulit karena tidak ada tanggal dan kami juga akan menabrak jadwal pengaspalan ulang trek yang sudah kami rencanakan sejak lama," ungkap Baquero dilansir dari Paddock-GP.com.

"Tapi kami akan melakukan yang terbaik dan yang tidak mungkin sekalipun bersama Dorna, untuk bisa tetap menyelamatkan balapan MotoGP tahun ini," tegasnya.

Baquero juga menjanjikan bahwa semua orang yang hadir di Qatar di kelas Moto2 dan Moto3 tetap terbebas dari ancaman Corona.

"Mereka melakukan kegiatan normal. Di Qatar, hanya ada 6 kasus saja yang diketahui dan mereka semua terisolasi," ungkap Baquero.

"Tapi hal itu tidak cukup untuk menggelar MotoGP. Mereka akan meninggalkan negara ini tanpa masalah. Sangat mengecewakan karena semua berubah dalam semalam saja," lanjut sang direktur.

Terkait

Terkini