Jum'at, 27 November 2020

Gerah Jadi Runner-up, Dovi Ancam Hengkang dari Ducati

Akankah Dovi malah pensiun? Atau berpindah ke lain pabrikan?

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Andrea Dovizioso Terjatuh di MotoGP Inggris. (Instagram/yukialenta)
Andrea Dovizioso Terjatuh di MotoGP Inggris. (Instagram/yukialenta)

Mobimoto.com - Dengan perpanjangan kontrak yang masih gonjang-ganjing, serta performa motor Ducati yang masih belum terlalu mantap di sesi tes pramusim beberapa waktu yang lalu, Andrea Dovizioso mengancam akan hengkang jika timnya tak memberi motor yang ampuh.

Dikutip dari GP One, Dovi juga sempat mempertimbangkan untuk pensiun.

"Semua bisa terjadi. Saya merasa kompetitif di usia 34 tahun, ini masa terbaik saya. Sepanjang saya bisa memenangi gelar, saya ingin lanjut." tutur pembalap tim pabrikan Ducati tersebut.

"Untuk saat ini, saya tak bisa bilang akankah saya akan bertahan bersama Ducati. Yamaha telah membuat gerakan namun saya merasa itu terlalu dini." imbuhnya.

Ia juga menyatakan bahwa Yamaha bakal menjadi ancaman nyata jika saja Ducati tak membuat gerakan. Bisa jadi, jangankan memperpanjang gelar runner-up untuk yang keempat kalinya, Ducati bisa dibuat kocar-kacir dengan potensi Yamaha saat ini.

Andrea Dovizioso dan Marc Marquez di MotoGP Austria. (Instagram/marcmarquez93)
Andrea Dovizioso dan Marc Marquez di MotoGP Austria. (Instagram/marcmarquez93)

"Yamaha banyak bekerja keras dan mereka telah menunjukkan potensi mereka. 4 motor mereka bakal cepat, bahkan Valentino Rossi tak tahu seberapa kompetitif dirinya musim 2020, saya percaya ia bisa melakukan apapun."

Ia juga menyoroti motornya yang ia anggap kurang menjanjikan untuk berkompetisi 2020.

"Tidak jelas, di atas kertas motor ini terkesan ampuh, namun anda harus mencoba banyak hal untuk mengenali motor ini."  pungkasnya.

Terkait

Terkini