Selasa, 29 September 2020

5 Pembalap Kandidat Kuat Peraih Titel MotoGP 2020, Ke Mana Marquez?

Ada dua Marquez di MotoGP 2020 dan cuma satu yang diperhitungkan.

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
cloud_download Baca offline
Alex Rins dan Valentino Rossi. (Instagram/bunburyktmsuzuki)
Alex Rins dan Valentino Rossi. (Instagram/bunburyktmsuzuki)

Mobimoto.com - Memasuki bulan Februari, tim-tim peserta MotoGP 2020 sedang sibuk mempersiapkan segalanya demi dapat tempat terhormat di gelaran balapan roda dua paling bergengsi itu.

Semua pembalap tentu berharap dapat mematahkan dominasi juara dunia MotoGP 2019 lalu, Marc Marquez yang sudah tertancap kuat.

MotoGP 2020 boleh jadi memang belum dimulai satu seri pun. Namun jika dilihat dari berbagai faktor, tentu peta persaingan antar pembalap cuma mengerucut ke beberapa nama saja.

Mobimoto.com telah merangkum beberapa nama berdasarkan performa motor dan pembalap, usia serta konsistensi di beberapa balapan yang sudah digelar musim lalu.

Siapa saja mereka? Berikut ulasan dan prediksinya.

1. Marc Marquez

Ekspresi Marc Marquez Usai Menangi Balap di MotoGP San Marino, Minggu (15/9/2019). (Instagram/marcmarquez93)
Ekspresi Marc Marquez Usai Menangi Balap di MotoGP San Marino, Minggu (15/9/2019). (Instagram/marcmarquez93)

Jika berbicara mengenai Marc Marquez, juara dunia MotoGP 2013,2014, dan juga 2016-2019 ini tentu selalu masuk hitungan.

Beberapa faktor yang membuat Marc tetap menjadi pembalap yang diperhitungkan adalah umurnya yang masih muda, sokongan tim pabrikan kelas wahid serta kemampuannya untuk menaklukkan motor yang liar.

2. Maverick Vinales

Maverick Vinales di MotoGP Amerika. (Instagram/maverick12official)
Maverick Vinales di MotoGP Amerika. (Instagram/maverick12official)

Ada nama Vinales di urutan kedua lantaran serentetan kejutan Yamaha di akhir musim, membuat tim "biru" ini terkesan bakal melakukan sesuatu yang menjanjikan, tak seperti beberapa musim silam.

Apalagi Vinales sempat menunjukkan kenaikan performa sejak akhir musim lalu, membuat tim Yamaha kini tak bisa diremehkan.

Yang jadi masalah, mampukah mereka memangkas ketertinggalan untuk masalah kecepatan maksimal seperti yang mereka kerap keluhkan selama ini?

Terkait

Terkini