Selasa, 29 September 2020

MotoGP: Terdepak dari Tim Pabrikan Yamaha, Rossi Dapat Dukungan dari Ibunya

Tim Pabrikan Yamaha resmi mendepak Valentino Rossi.

Angga Roni Priambodo
cloud_download Baca offline
Valentino Rossi. (Instagram/@valeyellow46,@camilss)
Valentino Rossi. (Instagram/@valeyellow46,@camilss)

Mobimoto.com - Terdepaknya Valentino Rossi dari tim pabrikan Yamaha MotoGP musim 2020, membuat sejumlah pihak kaget dan merasa tak percaya.

Salah satunya datang dari ibunda Valentino Rossi sendiri yang bernama Stefania Palma.

Ibunda Valentino Rossi kaget. Namun, ia justru memberikan dukungan kepada sang anak atas keputusan yang diambilnya soal karier di MotoGP.

Sebelum didepak dari tim pabrikan Yamaha, Rossi memang sempat mengutarakan kepada Yamaha agar menunda membicarakan masa depan kariernya.

Namun, Yamaha merasa tak sabar dan lebih memilih Fabio Quartararo untuk jadi pembalap utama di musim depan.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kiri), bersama rider rookie Yamaha Petronas SRT, Fabio Quartararo, dalam konferensi pers MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Kamis (7/3/2019). [AFP/Giuseppe Cacace]
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi (kiri), bersama rider rookie Yamaha Petronas SRT, Fabio Quartararo, dalam konferensi pers MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Kamis (7/3/2019). [AFP/Giuseppe Cacace]

"Aku senang dan bangga saat ini Valentino memutuskan mengambil waktu soal tahun lalu dari kariernya," ujar Palma dikutip dari GPOne.com.

"Dia tidak terpengaruh soal pilihan yang lain tapi dia mengikuti idenya sendiri," tegasnya. Sang ibu mendukung penuh pilihan sang anak meski konsekuensinya besar.

Namun, ada hal lebih baik setelahnya. Valentino Rossi jadi mendapat gambaran besar apakah dia harus terus balapan atau berhenti.

Pebalap gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. [AFP/Jose Jordan]
Pebalap gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. [AFP/Jose Jordan]

"Valentino sudah balapan sangat lama dan opiniku benar jika dia memilih memikirkannya dulu," sambungnya.

"Saat ini banyak orang tidak belajar, tidak siap untuk hal yang ingin dilakukan, itu salah," jelasnya.

"Kamu harus selalu memikirkan masa depan dan tidak bisa hidup bahagia jika mengambil pilihan salah. Valentino bagus karena mengikuti pikirannya," ungkap ibunda The Doctor.

Terkait

Terkini