Selasa, 19 November 2019

Jajal Jadi Pilot, Motor Balap Marquez Malah Panen Sindiran

Motor balap Marquez disebut lebih susah belok daripada pesawat.

Rauhanda Riyantama | Cesar Uji Tawakal
Geberan Marquez saat nonton Liga Jerman. (Instagram/@hrc_motogp)
Geberan Marquez saat nonton Liga Jerman. (Instagram/@hrc_motogp)

Mobimoto.com - Jelang MotoGP Australia yang akan digelar pada akhir pekan ini, pembalap dari tim Repsol Honda Marc Marquez menyempatkan diri untuk 'bermain-main' menjadi pilot pesawat.

Ia pun sempat berfoto di kokpit pesawat tersebut, dan fotonya ia unggah di akun Twitter pribadi miliknya.

"Kencangkan sabuk pengaman dan siap untuk lepas landas." tulis Marquez.

Beragam respons dari warganet pun bermunculan. Namun sesuatu yang menarik terjadi setelah akun resmi timnya @HRC_MotoGP membalas cuitan Marquez tersebut.

Namun cuitan dari akun Twitter tim Respol Honda tersebut justru menjadi pemantik sederet cibiran dari warganet.

Marc Marquez jadi pilot. (Twitter)
Marc Marquez jadi pilot. (Twitter)

Cibiran tersebut dimulai saat Honda menanyakan impresi mengenai handling dari pesawat tersebut.

"Bagaimana feeling bagian depan (pesawat tersebut)?" tulis akun @HRC_MotoGP.

Warganet pun menanggapi dengan miring cuitan tersebut. Banyak yang menyebut bahwa pesawat tersebut lebih mudah dikendalikan dibanding motor balap Honda.

"Bisa belok lebih baik dibandingkan RCV." tulis @tommo27uk.

"Lebih baik dari motornya." ujar @Bodkin007.

Cuitan tersebut menjadi sindiran, sebelumnya dua pembalap Honda, Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow kerap mengeluhkan sulitnya motor balap mereka untuk diajak berbelok. Namun Honda menyiratkan bahwa mereka mengembangkan motor sesuai karakter Marquez.

Terkait

Terkini