Selasa, 15 Oktober 2019

Ditikung di Lap Terakhir, Marquez: Dovizioso Main-main Dengan Saya

Terjadi balapan yang seru antara Marc Marquez melawan Dovizioso yang akhirnya dimenangkan pembalap Italia tersebut.

Angga Roni Priambodo
Marc Marquez. (Instagram/marcmarquez93)
Marc Marquez. (Instagram/marcmarquez93)

Mobimoto.com - Pembalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez mensinyalirpembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso 'main-main' dengannya dalam tujuh lap terakhir MotoGP Austria 2019, Minggu (11/8/2019).

Sebagaimana diketahui, Marc Marquez harus rela finis di posisi kedua pada balapan yang berlangsung di Sirkuti Red Bull Ring tersebut.

Rider Spanyol dikalahkan Dovizioso secara dramatis. Dia kecolongan posisi terdepan pada lap pamungkas di tikungan terakhir jelang garis finis.

(Dari depan ke belakang): Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), Marc Marquez (Repsol Honda), Jack Miller (Alma Pramac Racing), dan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) saat menjalani balapan MotoGP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (11/8). [AFP/Vladimir Simicek]
(Dari depan ke belakang): Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), Marc Marquez (Repsol Honda), Jack Miller (Alma Pramac Racing), dan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) saat menjalani balapan MotoGP Austria 2019 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (11/8). [AFP/Vladimir Simicek]

Usai balapan, Marquez menyebut Dovizioso sengaja memainkan akselerasi khususnya di lintasan lurus dengan tujuan menganggu ritme balapnya, yang diakui memang kurang maksimal kali ini.

Bila merujuk jalannya balapan, pernyataan Marc Marquez mungkin benar adanya. Sebab, kedua pembalap saling susul menyusul sebelum Dovizioso berhak menjadi rider yang tersenyum paling akhir.

"Pada enam atau tujuh lap terakhir dia bermain-main dengan saya," ujar Marc Marquez seperti dilansir Crash, Senin (12/8/2019).

"Dia menutup gas beberapa kali di lintasan lurus dan dia memiliki cengkraman ban lebih baik di tikungan. Saya memang lebih kuat dalam hal pengereman, tapi itu berisiko," sambungnya.

Marquez mengaku tak tinggal diam dalam situasi tersebut. Ia tetap mencoba melawan Dovizioso meski mengakui performa RC213V di Red Bull Ring tak cukup maksimal.

"Saya berkata baiklah saya akan mencobanya (menyalip Dovizioso), tapi sesuai batasan. Kami tak mau melakukan hal-hal gila dan karena itulah saya coba mengambil posisi terdepan di lap terakhir, coba bertahan karena saya tak mampu menyerang," beber Marquez.

Hasil ini membuat Marquez kembali gigit jari di Red Bull Ring. Tercatat, rider berjuluk The Baby Alien itu belum pernah meraih kemenangan di Sirkuit yang memiliki 10 tikungan tersebut.

Suara.com/Arief Apriadi.

Terkait

Terkini