Rabu, 26 Februari 2020

Setelah Merenung, Alex Rins Mengaku Dapat Tekanan dari Valentino Rossi

Tekanan keras sampai akhir lap di COTA.

Agung Pratnyawan | Husna Rahmayunita
cloud_download Baca offline
Alex Rins Jadi Juara di MotoGP Amerika. (Instagram/@alexrins)
Alex Rins Jadi Juara di MotoGP Amerika. (Instagram/@alexrins)

Mobimoto.com - Alex Rins bak kuda hitam MotoGP yang kini diperhitungkan lawan-lawannya. Ia sukses menorehkan sejarah dengan kemenangan di sirkuit COTA pada Senin (16/4).

Secara otomatis dengan kemenangan tersebut, nama Suzuki juga terangkat. Di luar prediksi, wakilnya bisa mencetak kemenangan perdana di Amerika setelah sekian lama puasa.

Meski begitu, kesuksesan yang diperoleh Alex Rins tak diperoleh dengan mudah. Setelah Marc Marquez tersingkir di babak awal, ia mendapat tekanan dari Jack Miller dan Valentino Rossi.

Pembalap kelahiran Spanyol itu mengaku banyak mengalami tekanan dari sang Monster Yamaha. Tapi, ia berani mengambil celah di putaran terakhir untuk menghindari serangan dari Valentino Rossi.

(Ki-Ka) Jack Miller, Alex Rins dan Valentino Rossi. (Instagram/motogp)
(Ki-Ka) Jack Miller, Alex Rins dan Valentino Rossi. (Instagram/@motogp)

"Itu tidak mudah, bahkan dengan Marc Marquez yang telah keluar dari pertarungan. Di lap pertama, begitu sangat sulit mengikuti irama balapan," ungkap Alex Rins seperti yang dikutip dari laman crash.net.

Meski mengalami hal-hal yang sulit, Alex Rins seolah malah mengambil hikmah dari apa yang terjadi.  Menurutnya, tekanan yang diberikan Valentino Rossi membuatnya fokus untuk menghindari segala kesalahan sampai akhir balapan. Alhasil, ia pun sukses naik podium pertama dan mengalahkan rivalnya.

"Ketika aku berada di depan Valentino, aku berpikir bahwa aku akan disalip lagi dan itu membuatku berpikir betapa pentingnya menghindari kesalahan sampai akhir. Hal yang sangat sulit ada di bawah tekanan, meski sangat emosional di tikungan terakhir," tandas Alex Rins.

Terkait

Terkini