Sabtu, 19 Oktober 2019

Dimas Ekky Tampilkan Semangat khas Nusantara, Jatuh, Bangun dan Finis ke-23

Pembalap Indonesia itu mampu berjuang sampai akhir meski sempat jatuh di MotoGP Argentina.

Angga Roni Priambodo
Dimas Ekky Pratama saat Jerez Test. (Instagram/@dimaspratama20)
Dimas Ekky Pratama saat Jerez Test. (Instagram/@dimaspratama20)

Mobimoto.com - Pembalap kebanggaan Indonesia, Dimas Ekky Pratama menunjukkan semangat yang luar biasa pada gelaran MotoGP Argentina, Minggu (31/3) lalu. Bak seorang pejuang Nusantara yang pantang menyerah, Dimas Ekky jatuh, bangkit lagi dan berhasil finis di urutan 23.

Turun di kelas Moto2, pembalap berusia 21 tahun tersebut memulai balapan dari posisi 29. Di balapan kali ini, delapan pembalap gagal mengakhiri lomba sampai ke garis finis, di antaranya adalah Sam Lowes dan Thomas Luthi. Finis di posisi 23 merupakan posisi paling buncit di balapan yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo itu.

Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama saat melakoni seri Moto2 Qatar. (Instagram/@dimaspratama20)
Pembalap Indonesia, Dimas Ekky Pratama saat melakoni seri Moto2 Qatar. (Instagram/@dimaspratama20)

Meski finis posisi buncit, semangat juang Dimas Ekky pantas diapresiasi, dirinya sempat jatuh dari motor saat balapan berjalan enam lap. Dirinya cepat bangkit dan melanjutkan balapan. Pembalap Idemitsu Honda Team itu terpaut jauh dari sang juara di seri Argentina, Lorenzo Baldassari.

Pembalap asal Italia itu menyentuh garis finis pertama dengan jarak lebih dari satu detik dari posisi kedua yang ditempati Remy Gardner  dari tim ONEXOX TKKR SAG.

Dimas Ekky bakal menjalani musim penuh perdananya di ajang Moto2. Dia yang menempa diri di Spanyol dalam beberapa tahun terakhir mengaku hanya mengenal dengan baik sirkuit yang ada di Spanyol dan di Asia Tenggara seperti Sepang dan Buriram. Namun ia membutuhkan waktu adaptasi untuk mengenal sirkuit yang masuk dalam rangkaian Moto2 musim ini. 

Terkait

Terkini